Siaran Pers – BRG Gandeng Millennials Dukung Upaya Restorasi Gambut

SIARAN PERS

BADAN RESTORASI GAMBUT REPUBLIK INDONESIA

NO: SIPRES/BRG/31/11/2019

Dapat disiarkan segera

BRG Gandeng Millennials Dukung Upaya Restorasi Gambut

Katingan, 16 November 2019 – 31 generasi millenials dari seluruh penjuru Indonesia mengikuti Youth Camp atau Kemah Pemuda Peduli Gambut yang diselenggarakan oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) di Taman Nasional Sebangau Provinsi Kalimantan Tengah pada 15 – 18 November 2019. Kegiatan berkemah sebagai sarana edukasi dan sosialisasi terhadap upaya restorasi gambut yang sudah dan tengah dilakukan BRG, bertujuan agar para pemuda mengenal langsung dan mencintai ekosistem gambut tropis di Kalimantan Tengah.

Mengangkat tema “Keseruan Hidup di Alam Gambut Tropis”, BRG mengajak 19 anak muda berusia 17 – 25 tahun yang berasal dari kota-kota besar seperti Aceh, Jabodetabek, Yogyakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Lampung dan Makassar, 12 pemuda berasal dari provinsi prioritas restorasi BRG, 5 peserta terpilih dari Kalimantan Tengah serta 7 orang Fasilitator Desa (Fasdes).

Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Foead yang hadir pada acara pembukaan Kemah Pemuda menyatakan, “generasi millennials memiliki segudang potensi tidak terbatas yang dapat bermanfaat bagi upaya restorasi ekosistem gambut berkelanjutan. Peran generasi ini sangat krusial untuk melanjutkan upaya restorasi yang sudah dilaksanakan saat ini agar berdampak positif di kemudian hari. Maka dari itu sebagai bagian dari investasi SDM baik dan handal yang dibutuhkan dalam upaya restorasi gambut, BRG terus berupaya meningkatkan keterlibatan generasi millennials dan memupuk rasa cinta mereka kepada ekosistem gambut tropis Indonesia yang kaya.”

Para peserta Kemah Pemuda telah melalui proses seleksi terbuka, yang dipilih berdasarkan keberagaman domisili dan karya tulis berisi motivasi mereka untuk memperdalam pengetahuan tentang ekosistem gambut. Dalam kegiatan Kemah Pemuda tersebut, para peserta mendapatkan pengarahan dari sejumlah pemangku kepentingan di bidang restorasi gambut, antara lain Kepala BRG Nazir Foead, Kepala Balai Taman Nasional Sebangau, Kepala Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kalimantan Tengah, Bupati Katingan Sakariyas, serta Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo.

Para peserta Kemah Pemuda juga diajak untuk mengetahui beragam program pemulihan ekosistem gambut yang telah dilaksanakan BRG, eksplorasi alam Taman Nasional Sebangau, mengunjungi sumur bor yang dibangun oleh BRG di Desa Buntoi, dan mengunjungi guest house yang menjadi bantuan BRG dalam program revitalisasi ekonomi pemberdayaan masyarakat di Camp Talali untuk mendukung wisata  ekosistem gambut.

Para peserta juga melakukan sharing session dengan masyarakat dan perwakilan Fasdes mengenai pengelolaan ekosistem gambut yang baik dan sustainable. Kehadiran Fasdes pada kegiatan Kemah Pemuda dan pengalaman para Fasdes dalam membantu upaya restorasi ekosistem gambut bersama BRG diharapkan dapat memberikan inspirasi untuk para peserta Kemah Pemuda tahun 2019.  

Program restorasi lahan gambut dengan melibatkan anak muda bukan yang pertama kali dilakukan BRG. Sebelumnya, pada Oktober 2018, BRG menyelenggarakan acara Kemah Pemuda Peduli Gambut yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Tengah. “Melibatkan berbagai pihak termasuk anak muda adalah bagian dari tugas dan fungsi BRG yang salah satunya melaksanakan koordinasi, sosialisasi dan edukasi restorasi gambut. Kami percaya pelaksanaan restorasi gambut serta menjaga lingkungan termasuk ekosistem gambut dapat berkelanjutan jika dikerjakan bersama-sama,” pungkas Nazir.

-Selesai-

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Myrna Safitri

Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan

Badan Restorasi Gambut

Republik Indonesia

myrna.safitri@brg.go.id 

Tentang Badan Restorasi Gambut

Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG) adalah lembaga nonstruktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia. BRG dibentuk pada 6 Januari 2016, melalui Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2016 tentang Badan Restorasi Gambut. BRG bekerja secara khusus, sistematis, terarah, terpadu dan menyeluruh untuk mempercepat pemulihan dan pengembalian fungsi hidrologis gambut yang rusak terutama akibat kebakaran dan pengeringan dengan daerah kerja adalah Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Papua.