Cegah Karhutla Dengan Pembasahan Lahan Gambut

Sekat Kanal dan Pompa Apung Berfungsi Optimal

Cegah Kebakaran : Poktan Bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa melakukan pembasahan gambut di Desa Parit Banjar, Kabupaten Mempawah, Kalbar.

Musim kemarau mulai dirasakan di beberapa tempat, seperti di Provinsi Kalimantan Barat. Kesiapsiagaan dan kegiatan pencegahan dini kebakaran lahan gambut perlu dilakukan. Selasa akhir Februari 2021 lalu, kegiatan pembasahan lahan gambut untuk pencegahan kebakaran lahan dilakukan oleh Poktan Lembah Hijau I, Desa Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat.

Mereka melaksanakan pembasahan lahan gambut secara swadaya. Anggota Poktan dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa memanfaatkan pompa apung yang dibangun melalui Tugas Pembantuan yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat. Pompa Apung digunakan untuk memompa air dari sekat kanal untuk membasahi lahan gambut di desa mereka.

Marhaji, Ketua Poktan Lembah Hijau I, yang juga merupakan anggota Pokmas Pemelihara Sekat Kanal, mengatakan, pihaknya segera melakukan pengecekan ke lapangan ketika mengetahui ada kebakaran di lahan perbatasan desa. Upaya penanggulangan pun langsung dilakukan.

“Melihat air masih tersedia di kanal yang sudah disekat, kami langsung mengambil pompa apung dan melakukan pembasahan lahan dengan dukungan operasional dari pemerintah desa. Kami sangat bersyukur karena sekat kanal dan pompa apung yang diberikan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) bisa mengamankan lahan yang saat ini kami gunakan untuk pertanian nanas, sebagai sumber mata pencaharian kami,” ungkapnya.

Marhaji menambahkan, sejak seminggu tak turun hujan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepala desa, bhabinkamtibmas dan babinsa untuk pelaksanaan sosialisasi agar masyarakat tidak melakukan pembakaran. “Selain dengan pemberitahuan lisan, kami juga memasang spanduk. Hal ini sebagai bentuk kontribusi kami untuk melakukan pencegahan kebakaran karena jika terjadi kebakaran akan susah dipadamkan terutama di lahan gambut,” ujarnya. Jumlah sekat kanal yang dibangun di desa ini pada tahun 2018 ada delapan unit. Sebagian besar sekat kanal berfungsi dengan baik.

https://pontianakpost.co.id/cegah-karhutla-dengan-pembasahan-lahan-gambut/