Badan Restorasi Gambut

Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG) adalah lembaga nonstruktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. BRG dibentuk pada 6 Januari 2016, melalui Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2016 tentang Badan Restorasi Gambut.

BRG bekerja secara khusus, sistematis, terarah, terpadu dan menyeluruh untuk mempercepat pemulihan dan pengembalian fungsi hidrologis gambut yang rusak terutama akibat kebakaran dan pengeringan.

Berita Restorasi

Metode Bertani Di Lahan Gambut Adalah Bertani Tanpa Membakar

Budidaya bertani di lahan gambut selain perlu upaya ekstra juga harus hati-hati, terutama menyangkut penggunaan api untuk membuka […]Baca Selengkapnya

BRG Bersama BNPB Gelar Pelatihan Pertanian Tanpa Bakar di Kalbar

Badan Restorasi Gambut (BRG ) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menggelar Sekolah Lapang Mitigasi Kebakaran Hutan dan […]Baca Selengkapnya

BRG Terus Dorong Pertanian Berkelanjutan di Lahan Gambut

Hari Tani Nasional (HTN) jatuh pada tanggal 24 September kemarin, dimana Hari Tani sekaligus juga sebagai hari kelahiran […]Baca Selengkapnya

Infografis

Peran Masyarakat di Lahan Gambut per 2016-Agustus 2020

Media Sosial

Pelibatan masyarakat dalam proses pembangunan dan pemeliharaan Infrastruktur Pembasahan gambut (IPG) bertujuan agar menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk gotong royong memelihara lahan gambut.

Dalam kurun waktu tiga tahun, BRG telah melibatkan 96 Kelompok Masyarakat (Pokmas) dengan total anggota kurang lebih 1.722 orang yang tersebar di lima kabupaten, 19 kecamatan dan 48 desa di Sumatera Selatan.

Tidak hanya membangun IPG sobat, masyarakat juga terlibat dalam program revitalisasi ekonomi daerah mereka. Klik brg.go.id/pelibatan-masyarakat-menjadi-hal-penting-dalam-restorasi-gambut-di-sumsel/ untuk tahu cerita selengkapnya.

#AyoJagaGambut #BRGIndonesia #cegahkarhutla #indonesia #gambut #sumsel
... See MoreSee Less

View on Facebook

Galeri Video

Youtube Channel : Badan Restorasi Gambut - BRG

Galeri Foto