Jambore Masyarakat Gambut 2016 Bangkitkan Semangat Restorasi
6 November 2016
FOTO: Membuat Limbah Gambut Bermanfaat
7 November 2016
Show all

Kampanye Selamatkan Gambut Lewat Komik

http://kabar24.bisnis.com/read/20161106/78/599545/kampanye-selamatkan-gambut-lewat-komik

Kabar24.com, JAMBI –  Badan Restorasi Gambut (BRG) mengampanyekan penyelamatan gambut melalui komik (cerita bergambar).

Deputi Bidang Edukasi Sosialisasi Partisipasi dan Kemitraan BRG Myrna A Safitri di Jambi, Minggu (6/11/2016), menuturkan bahwa  penyampaian pesan melalui komik lebih mudah diterima masyarakat.

Sosialisasi menyelamatkan lahan gambut melalui komik di Jambore Masyarakat Gambut, Jambi, Minggu (6/11/2016). - Badan Restorasi Gambut

Sosialisasi menyelamatkan lahan gambut melalui komik di Jambore Masyarakat Gambut, Jambi, Minggu (6/11/2016). – Badan Restorasi Gambut

“Kampanye melalui komik merupakan cara cepat menyampaikan pesan manfaat gambut bagi lingkungan, sehingga gambut harus dijaga dari kerusakan,” katanya.

Menurut Myrna,  cerita bergambar mempunyai nilai dan pesan-pesan yang mudah tersampaikan kepada publik.

“Kampanye melalui komik ini bisa kita sampaikan melalui cara yang efektif, yaitu bisa melalui media sosial dan lain sebagainya.”

Dikatakan, lahan gambut  di Sumatera, Kalimantan dan Papua, perlu dijaga dari kerusakan untuk keseimbangan alam dan keanekaragaman hayati.

“Komik ini juga bisa menyampaikan pesan restorasi gambut seluas 2,4 juta hektare sebagaimana yang dicanangkan pemerintah,” katanya menjelaskan.

Selain lewat komik, kata Myrna, BRG  juga akan mencanangkan kampenye penyelamatan gambut melalui audio visual (film).

“Masyarakat juga nanti bisa membuat video partisipatif. Masyarakat yang membuat video dan mengabarkan sendiri melalui gerakan-gerakan penyelamatan gambut,” katanya.

Sementara itu, Komika BRG Abdurrahman Saleh,  yang mengedukasi pembuatan komik kepada peserta di Jambore Masyarakat Gambut (JMG) mengatakan, masyarakat lebih tertarik jika melihat secara visual.

“Visualisasi seperti komik itu mudah ditangkap dan dipahami daripada tulisan,” kata dia.

Alumnus Seni Rupa di Institut Seni Indonesia itu menjelaskan berbagai cerita, di antaranya  tokoh komik “Mat Gambut” yang menyosialisasikan penyelamatan gambut, pencegahan kebakaran dan juga kritikan perusahaan yang membakar lahan.